Saturday, August 24th, 2019

Danrem 061/SK Inginkan Masyarakat Jaga Keberagaman

Published on August 10, 2019 by   ·   No Comments

Meteorpublik, Bogor – Danrem 061/SK Kolonel Inf Novy Helmy Prasetya S.I,P.M.si. menghadiri giat #Kamiipb dalam diskusi kebangsaan, Sabtu (10/08/2019), yang dilaksanakan di gedung serbaguna Korem 061/SK.

Kolonel Inf Novy Helmy Prasetya pada kegiatan tersebut juga berkesempatan menjadi pembicara atau Nara sumber dalam giat yang bertema ” Indahnya Keragaman menuju Indonesia Maju.”
Hal yang paling dikedepankan oleh Danrem adalah mengenai keberagaman dan ancaman faham radikalisme. Dimana Indonesia adalah negara yang banyak memiliki suku bangsa, budaya, agama dan bahasa, Jadi dengan Keberagaman tersebut, sudah selayaknya rakyat Indonesia siapapun itu berani menjaga tanah air dari segala bentuk ancaman yang dapat menghancurkan bangsa.

Menurut Danrem bahwa ancaman yang saat ini meresahkan bangsa Indonesia salah satunya badalah ancaman bahaya faham Radikalisme, dimana Radikalisme adalah sebuah kelompok atau gerakan politik yang berada ingin mencapai kemerdekaan atau pembaruan elektoral yang mencakup mereka yang berusaha mencapai republikanisme, penghapusan gelar, redistribusi hak milik dan kebebasan pers, dan dihubungkan dengan perkembangan liberalisme.

Karena itu Danrem sangat mengharapkan kepada semua warga negara wajib membela negara, jangan takut dalam membela kebenaran, harus berani bertindak untuk menjaga keamanan bangsa, banyak cara untuk menjaga keutuhan bangsa ini.

Bahkan Danrem sudah seringkali mengadakan kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara di sekolah sekolah yang masuk dalam wilayah binaannya, juga dilapas dan di institusi. Menurutnya bagaimana memahami Wasbang dengan mendalami persatuan dan kesatuan tanpa membedakan perbedaan. Didalam wawasan kebangsaan ada nilai luhur Pancasila yang bisa kita pelajari.
Sedangkan bela negara menurut Danrem adalah bagaimana cara mencintai tanah air dan membela bangsa.

” Indonesia adalah negara yang majemuk, oleh karena itu kita wajib mengedepankan rasa toleransi antar umat beragama dan berbudaya, jangan melupakan toleransi yang memang warisan leluhur bangsa.”ungkap Danrem tegas.

” Saya juga berharap, disekolah ataupun dikampus kampus menerapkan sedikitnya waktu 5 menit untuk memberikan materi wasbang kepada anak didik sebelum jam pelajran dimulai, tujuannya agar mereka mengetahui, memahami dan terus mengingat 4 pondasi bangsa kita. Pancasila, UUD’45, Bhinneka tunggal Ika dan NKRI. Dan Kita harus ingat bahwa Pancasila adalah Pemersatu seluruh bangsa” pungkas Danrem.(Penrem 061/SK)

Readers Comments (0)




TOPBOGOR on TV


Selebriti Politik Pekan Ini

Tokoh Pekan Ini

MG_2647-800x445

Arsip

Kategori