Monday, December 11th, 2017

600 Siswa Calon Polisi SPN PMJ Hapal Asmaul Husna

Published on November 2, 2017 by   ·   No Comments

  

Bogor,1 November 2017

Dalam acara Pelatihan Kedisiplinan dan Bela Negara yang diadakan oleh Komunitas Masyarakat Cinta Polri (Komascipol) dan Komunitas Sahabat TNI Polri (Kombatpol) bekerja sama dengan SPN Polda Metro Jaya pada tanggal 28 Oktober 2017, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, AKBP Syarief Hidayatullah menyampaikan bahwa salah satu program pendidikan di SPN Lido, khususnya bagi siswa muslim, mereka wajib menghapal asmaul-husna. Hal ini bahkan menjadi syarat kelulusan mereka.

Polisi paruh baya yang menjadi salah satu tenaga pendidik di SPN PMJ ini menambahkan bahwa dari total 600 siswa yang sedang menempuh pendidikan hanya 8 orang siswa yang belum menghapal semua asmaul-husna.

Pendidikan siswa calon Polisi di SPN Lido ini ternyata kental dengan suasana religious jauh dari bayangan masyarakat pada umumnya. Di setiap waktu shalat semua kegiatan siswa dihentikan lalu mereka berbondong-bondong menuju masjid untuk shalat berjamaah. Kedisiplinan mereka dalam baris berbaris juga mereka aplikasikan saat mengisi shof, berbaris rapat dan rapi lengkap dengan peci putih menghiasi kepala mereka.

Sebelum adzan shubuh, siswa-siswa sudah mengisi shof terdepan bahkan sebagian lainnya tampak telah selesai melaksanakan shalat malam. Sungguh ini pemandangan yang selama ini luput dari perhatian bahkan mungkin tak pernah terbayangkan oleh masyarakat.

Di tengah banyaknya sorotan kepada institusi Polri, ternyata di sana ada yang terus berbenah, terus berusaha memperbaiki diri. Walau mereka belum memenuhi semua harapan masyarakat, namun setidaknya kita harus tahu ada tangan-tangan dingin yang tanpa putus asa terus menambal sulam seragam mereka yang koyak karena ulah segelintir oknum.

Menghujat kealpaan mereka, apalagi menghina mereka dengan sebutan wereng coklat sungguh tak bijak. Karena kita tak pernah tahu mungkin di antara mereka ada yang sujudnya sangat lama ketika kita sedang tergelak tawa.

Ada yang menangis sesenggukan menyesali dosa kala kita terlelap berselimut fitnah. Ada yang doanya menembus langit ketujuh saat doa kita tertahan plafon rumah.

Semoga institusi Polri kedepannya bisa mencetak bhayangkara-bhayangkara yang beriman dan bertaqwa sehingga mereka bisa memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia. Harapan itu pasti ada.

AKBP Syarif yang juga merupakan Pendiri Mascipol mengatakan “ dulu ketika saya masih di Humas bahwa perjuangan mengajar ke Wilayah bersama Pak mujiarto dan Pak Diansyah Putra Gumay dalam rangka Sosialisasi , saat ini dipertemukan kembali di Pelatihan Bela Negara ini” Pungkasnya.

Sirun Muyassirun/Kompol.info

Readers Comments (0)




TOPBOGOR on TV


Selebriti Politik Pekan Ini

Tokoh Pekan Ini

WhatsApp Image 2017-10-08 at 17.01.54

Arsip

Kategori