Monday, December 11th, 2017

Eddy M Nalapraya memperoleh Gelar Doktor Honoris Causa dari UNJ

Published on July 23, 2017 by   ·   No Comments

timthumb (1) WhatsApp Image 2017-07-22 at 13.20.23 WhatsApp Image 2017-07-22 at 13.22.24

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya, legenda pencak silat Indonesia dan dunia, yang diserahkan Rektor UNJ Prof Dr Djaali dalam Sidang Senat Terbuka di kampus itu di Jakarta, Senin.

Rektor mengatakan, Eddie M Nalapraya yang lahir di Jakarta, 6 Juni 1931 itu merupakan Doktor Honoris Causa ke-2 di bidang Ilmu Olahraga yang pernah diberikan oleh Universitas Negeri Jakarta.  Pada kesempatan itu Eddie M Nalapraya menyampaikan pidato berjudul “Budaya Pencak Silat dalam Membangun Karakter Manusia”.

Komitmen nya yang sungguh kuat untuk memajukan pencak silat ini lah yang membuat sosok Eddie M Nalapraya terus dipercaya sebagai Ketua Umum PB IPSI hingga lebih dari 20 tahun lamanya, sebelum digantikan oleh Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.

Eddie M Nalapraya bahkan mampu menyatukan para pesilat dari Malaysia dan Singapura untuk bahu-membahu bersama-sama memajukan dan mempopulerkan pencak silat ke seluruh dunia melalui Kejuaraan Dunia Pencak Silat pada awal 1982 dan 1984 di Jakarta, tahun 1986 di Winna Austria, tahun 1987 di Malaysia, tahun 1988 di Singapura, 1990 di Den Haag Belanda, dan tahun 1992 di Indonesia. Bahkan, untuk pertama kalinya pencak silat dipertandingkan pada Sea Games 1987. Upayanya agar pencak silat dipertandingkan di ajang Asian Games pun berbuah hasil dengan dipertandingkan pencak silat di Asian Games Indoor pada 2009 di Vietnam.

Sebagai bentuk pengakuan pemerintah atas komitmen dan semangat luar biasa serta kecintaan yang besar terhadap kemajuan dan prestasi pencak silat Indonesia, di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Eddie M Nalapraya mendapatkan anugerah Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Pratama dari Pemerintah Republik Indonesia untuk jasa dan baktinya di Pembinaan Olahraga Pencak Silat di Indonesia selama ini, pada 13 Agustus 2012.

Kini, di usianya yang hampir menginjak 86 tahun, Eddie M Nalapraya berkeinginan agar Pencak Silat menjadi olahraga wajib bagi para siswa siswi di seluruh Indonesia. Eddie M Nalapraya meyakini, bahwa Pencak Silat akan mampu membentuk manusia Indonesia menjadi manusia yang unggul dan memiliki karakter yang kuat.

Tsyukuran digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (22/7).

Hadir pada acara itu para tokoh Badan Musyarawah (Bamus) Betawi Mayjen Pur Nachrowi Ramli, Ketua Bamus H Zaenudin, Raja Dangdut/ Ketua Umum Partai Islam Damai Aman ( Parati Idaman) H Rhoma Irama. Tokoh-tokoh dari berbagai Perguruan Pencak Silat, ribuan pesilat, dan Keluarga Besar Eddy Nalapraya (15 putra-putri dan cucu-cucu), para pesilat antara lain Ustad Edy Salaka, Ucha Supriatna dari Lembaga Tatar Sunda, dan dari Gerakan Masyarakat Nusantara (GEMANTARA )  dan dari berbagai media seperti Tatar sunda, Jurnalpemilu, Media Kompol, Centerpoint, kibersindo, dll

Ketua Umum Bamus Betawi Zaenudin MH yang akrab dipanggil Bang Oding, mewakili masyarakat luas, khususnya keluarga besar Betawi menyampaikan ucapan selamat atas prestasi Eddy M Nalapraya yang menerima penghargaan Doktor Honoris Causa.

Ucha/Tina

Dari berbagai sumber

Readers Comments (0)




TOPBOGOR on TV


Selebriti Politik Pekan Ini

Tokoh Pekan Ini

WhatsApp Image 2017-10-08 at 17.01.54

Arsip

Kategori