Tuesday, June 27th, 2017

KETUA UMUM ORMAS PEKAT IB : PRESIDEN JOKO WIDODO TIDAK PERLU IN TERVENSI PERKARA NOVEL BASWEDAN.

Published on February 14, 2016 by   ·   No Comments

medium_26Tanjung Karang Timur-20140327-02369

Presiden Joko Widodo tidak perlu mengintervensi kasus dugaan penganiayaan berat yang menjerat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Novel terjerat kasus yang diduga dilakukannya sewaktu ia masih menjabat Kasatreskrim Polresta Bengkulu pada tahun 2004. Novel dituduh menganiaya hingga menyebabkan wafatnya seorang terduga pencuri sarang burung walet.

Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), Markoni Koto, mengatakan, jika masyarakat mengetahui ada campur tangan Presiden Joko Widodo, hal itu akan berdampak pada kredibilitas pemerintahan yang sudah dibangun sejak tahun lalu.

Selain itu, masyarakat dapat berasumsi bahwa presiden ikut melakukan tindakan kriminalisasi terhadap keluarga dari lima korban dan keluarga dari satu korban yang tewas.

“Karenanya kami minta agar pemimpin tertinggi negeri ini agar tidak campur tangan. Selain pertaruhan kredibilitas dan program Nawacita, saya kira perkara pidana ini bukan level Presiden. Cukup kita mengikuti aturan dalam konstitusi hukum,” jelas Koto kepada wartawan.

Koto mengakui tuntutan ini sudah disampaikannya melalui pertemuan dengan anggota Komisi III DPR, Kamis lalu (11/2). Ada apresiasi dari Ketua Komisi III di DPR, Pak Bambang Soesatyo, akan duduk perkara yang telah kami sampaikan,” jelas Koto.

Readers Comments (0)




TOPBOGOR on TV


Selebriti Politik Pekan Ini

Tokoh Pekan Ini

apih-orang-sakti-cilebut-bogor-jawa-barat

Arsip

Kategori